Pemberian ASI pada bayi adalah hal penting yang tidak boleh diabaikan oleh orang tua, terutama ibu. Sebab, seperti yang telah kita ketahui bahwa begitu banyak manfaat dari pemberian ASI pada bayi. Namun sayangnya, banyak dari para ibu masa kini yang enggan memberikan ASI kepada anaknya atau hanya memberikan ASI dalam jangka waktu yang tidak semestinya. Sebagian dari para ibu merasa berat untuk memberikan asi kepada anaknya dengan berbagai alasan, seperti karena tuntunan karir, demi menjaga kecantikan tubuhnya, atau karena merasa repot ketika harus menyusui bayinya. Padahal, dalam berbagai ilmu kedokteran sebaik-baik konsumsi untuk bayi adalah ASI.

Allah sudah menganjurkan pada para ibu untuk memberikan ASI kepada anaknya selama dua tahun. Anjuran ini tentu saja tidak boleh diabaikan oleh para orang tua. Sebab, dalam setiap aturan Allah akan terkandung banyak kebaikan untuk para hamba-Nya. Allah Mahatahu, sedang manusia seringkali terjebak dengan asumsinya sendiri. Menganggap bahwa apa yang mereka pikirkan adalah yang terbaik bagi diri mereka, sebagaimana perihal ASI ini. Banyak yang berpikir dengan tidak memberikan ASI kepada anaknya akan membuat karir mereka lancar dan tidak terganggu serta kemolekan tubuh mereka akan senantiasa terjaga. Padahal hl itu keliru. Allah berfirman dalam ayat-Nya,

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan …,” (Q.S. al Baqarah: 233).

“… Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu,” (Q.S. Luqman: 14).

Seperti yang telah kita ketahui bahwa ASI memiliki begitu banyak manfaat bagi bayi, terutama manfaat kesehatan. Para pakar kedokteran mengatakan bahwa ASI memiliki kandungan yang sangat baik bagi tumbuh kembang bayi. ASI mengandung cairan kekuningan yang bernama colustum. Colustum yang keluar dari hari pertama sampai hari ketiga pada masa menyusui mengandung bermacam-macam antibodi yang sangat baik untuk bayi. Colustum ini akan memberikan perlindungan pada bayi sampai dengan umur enam bulan pertama. Dalam ASI juga mengandung mineral, lemak, protein, laktosa, phosphate, dan beberapa vitamin yang bermacam-macam, tentu saja berbagai kandungan zat-zat ini akan sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang sang bayi. Itu mengapa, bayi yang tidak mendapatkan ASI secara cukup akan rentan terkena berbagai penyakit. Inilah betapa pentingnya pemberian ASI pada bayi.

Menurut Dokter Yahmin Setiawan, Direktur Utama RST mengatakan, “Perintah menyusui yang sempurna adalah selama dua tahun penuh. Namun, boleh bagi ibu yang menyusui bayinya kurang dari dua tahun. Akan tetapi, hal itu dimusyawarahkan terlebih dahulu (oleh kedua orang tua anak tersebut) dan dengankeridhaan keduanya dan kemaslahatan (kebaikan) bagi bayinya. Jika menimbulkan madharat (kerugian) bagi anaknya maka hal itu dilarang. Perlu diketahui sebenarnya bayi usia 0-6 bulan tidak memerlukan air atau makanan lainnya (seperti air teh, jus, air gula, air beras, susu formula, dan bubur). Walaupun berada di daerah yang beriklim panas sekalipun, ASI sudah dianggap memenuhi seluruh kebutuhan bayi.

“Pemberian ASI merupakan metode pemberian makan bayi yang terbaik, terutama pada bayi umur kurang dari 6 bulan karena ASI mengandung semua zat gizi dan cairan yang dibutuhkan untuk memenuhi seluruh gizi bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya. Bayi berumur 6-12 bulan, ASI masih merupakan makanan utama bayi karena mengandung lebih dari 60% kebutuhan bayi. Guna memenuhi semua kebutuhan bayi, perlu ditambah dengan MP-ASI. Setelah umur 1-2 tahun, meskipun ASI hanya bisa memenuhi 30% dari kebutuhan bayi, akan tetapi pemberian ASI tetap dianjurkan karena masih memberikan manfaat.”

Tak hanya itu, pemberian ASI pada bayi juga memiliki manfaat lainnya.? Apa saja manfaat dari pemberian ASI pada bayi? Yuk, kita simak berikut pada pembahasan ini.

  1. Percayalah seorang ibu tidak akan kerepotan dalam memberikan ASI pada anaknya. Sebab, ASI itu mudah didapat dan selalu dalam konsisi hangat. Ini berarti, para ibu tidak memerlukan persiapan lama dan biaya mahal ketika ingin memberikan ASI pada anaknya.
  2. ASI berfungsi untuk menjaga daya tahan bayi agar tidak rentan dari penyakit dan infeksi. ASI lebih aman dari berbagai kontaminasi dan alergi. Selain itu, karena bentuk emulsi ASI sangat baik maka lemak yang terkandung pada ASI akan lebih mudah terserap oleh bayi.
  3. Pemberian ASI pada bayi juga akan membantu pertumbuhan bayi. Rangsangan pada mulut bayi ketika menyusui akan membantu gigi dan geraham bayi untuk tumbuh lebih baik.
  4. Manfaat lainnya adalah mempererat hubungan psikologis antara bayi dan ibunya. Sebab, ketika menyusui, sang bayi akan terkena efek bonding, yakni pendekatan hubungan perasaan yang alamiah.

Dengan mengetahui pentingnya pemberian ASI pada bayi dalam Alquran dan sisi medis beserta berbagai manfaatnya maka sudah seharusnya para ibu menyusui mulai memerhatikan perihal ASI ini. Berikanlah ASI dalam periode yang telah ditentukan dalam Alquran. Insya Allah, bayi sahabat Abi Ummi akan tumbuh dalam keadaan yang baik.

Comments

Apa Komentar Anda?