“Ummi, itu kucing betina apa jantan?”

“Jantan Nak, soalnya badannya besar.”

“Kenapa kucing jantan badannya besar, Mi?”

“Yaa karena dia makannya lebih banyak dari yang betina.”

“Kenapa kucing jantan makannya lebih banyak daripada kucing betina, Mi?”

“Mmmm… yaa… udah dong nanya nya,kamu suka tanya yang nggak penting deh!”

Sahabat Ummi pernah mendapatkan berondongan pertanyaan dari si kecil? Malah sering kali kita kebingungan sendiri bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan buah hati yang amat kritis dan sangat ingin tahu banyak hal itu.

Yang paling penting, jangan pernah memarahi si kecil hanya karena ia terus-menerus bertanya. Ketika ia dimarahi, sama saja kita sedang menghambat pertumbuhan otaknya, anak akan merasa dirinya bodoh jika bertanya, padahal justru sebaliknya, anak yang sering bertanya justru menandakan kecerdasannya.

Jika kita sebagai orangtua kesulitan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan anak, kita bisa mengatakan. “Mari kita cari tahu jawabannya bareng-bareng!”

Atau, kita bisa jujur mengungkapkan padanya, “Alhamdulillah anak Ummi pertanyaannya cerdas sekali, Ummi belum tahu jawabannya Nak, boleh Ummi cari tahu dulu?”

Dengan demikian anak akan menyadari bahwa orang dewasa belum tentu bisa menjawab segala macam pertanyaan.

Comments

Apa Komentar Anda?